Seseorang berkata, “Lo bakalan ngerasain bagaimana rasanya kuda sayang!” Perlahan tangan Dhea meraih penis kuda tersebut dan mulai menggosoknya, dan tersentak melihat ukuran penisnya. Bokep Tante Ia berusaha mengingat apa yang telah terjadi tapi tidak berhasil. Ia membuka mulutnya dan berusaha menelah sperma yang disemprotkan oleh kuda itu. Tubuhnya gemetar ketika ia mendengar ringkikan kuda di dalam kandang itu. Kita udah lama nunggu nggak sabar bersenang-senang sama lo!” Kemudian laki-laki itu berkata bahwa Dhea telah disergap dari belakang dan kepalanya dipukul hingga pingsan dan dibawa ke sebuah rumah kecil di dekat Pelabuhan Ratu, di sebuah desa kecil jauh dari manapun.Laki-laki itu mendekati Dhea dan berkata bahwa ia dan teman-temannya tidak segan-segan membunuhnya jika ia tidak menuruti semua perintah mereka. Laki-laki dibelakangnya mendorong keras dan Dhea langsung menjerit kesakitan. Dhea sendiri mulai tersedak dan batuk, tapi laki-laki itu tanpa peduli mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan.




















