VEC-114 Friend’S Mother Yui Kasuga
Ahh..Ren..desah Vini kembali dan saat itu kurasakan lidahnya yang hangat basah menjalar di telingaku melingkarlingkar di leherku. Bokepindo pintanya, kutekan batang kemaluanku lebih dalam dan..Ssshh..desisku merasakan kenikmatan rongga kewanitaanya yang sempit meremasremas sekujur batang kemaluanku.Aaaugghh..punya kamu enak Vin.. Setelah itu barulah Ia menelan semuanya membuat seluruh tubuhku bergetar hebat dilanda kenikmatan.Kuraih kepalanya memasukan seluruh jarijemariku dirambutnya yang halus dan menggenggamnya, dengan demikian memudahkan aku mengatur gerakan kepalanya. Kesempatan itu muncul saat pesanan makanan kami tiba,Suka juga roti isi tanyaku membuka pembicaraan
Iya, entah kenapa aku suka sekali roti isi di kereta, padahal rasanya biasabiasa aja jawabnya
Mungkin suasana kereta membuatnya enak lanjutku sekenanya
Mungkin, oh ya Mas kenalkan saya Vini sambil menjulurkan tangannyaReno, ngga pake Mas sahutku sambil menyambut tangannya
Hihihi tawanya renyah Kamu lucu juga, dalam rangka apa ke Bandung
Mainmain aja kangen sama Bandung dan kawankawan jawabku.




















