Today in the Fake Taxi I picked up George Brown who wanted a lift into the city centre. Bokep Indo Terbaru I thought he looked familiar, then I remembered George had been in my cab before. The sexy hunk was keen to fuck me again, but harder this time! I found my favourite place to park, then I joined George in the backseat where he already had his hard cock out. I gave the well-hung stud a sloppy blowjob, then spread my legs so he could pound me missionary while he played with my big, round boobs. Soon after, I sat on his face and moaned as he licked out my wet pussy, and once I had cum multiple times, I got on all fours to take a doggystyle fucking. Having fulfilled his pledge to fuck me harder, I treated George to a handjob till he orgasmed!
Terasa lengket punggung ku karena oil tadi, tetapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.. Tanpa disadari.. “Eh.. Wah.. Kebetulan badan lagi pegel..” pikirku sembari membayangkan dipijat oleh si mbok dirumah, lalu aku menelphon nomor itu dan diterima oleh seorang wanita disana, setelah mengutarakan maksudku, akhirnya wanita itu bilang.. Lalu terasa tangan si bapak itu yang kasar itu mulai memijat-mijat telapak kaki dan kedua betisku, aku benar-benar merasakan nikmatnya pijatan bapak itu, kemudian. Si bapak beralih ke punggungku, memang terasa enak pijatan si bapak ini, setelah itu aku merasakan si bapak menuangkan oil ke atas punggungku dan mulai mengosoknya, lalu.“Maaf yaa Neng” serunya sembari melepas tali BHku, aku hanya diam saja, kedua tanganku aku taruh dibawa bantal sementara kepalaku menoleh ke arah tembok, terasa geli juga ketika si bapak mulai mengurut bagian samping tubuhku. “Kalian lagi dimana sih?” seruku. Neng yang.. Nikmatnya.. Nggkk.. Sorry, kita lagi pergi cari film nih.. “Kalian lagi dimana sih?” seruku.





















