Setelah tau udah tengah malam, Edi pun bergegas bangun dari tempat duduknya.“Nanti ajalah pulangnya Di” kataku, “ G Lisnak bang, ini udah malam saya harus pamt” ujar Edi sembari langsung melangkah mau keluar.“ Na… ni Edi mau pulang” kataku membritahu Lisna, “ Iya bang… ini aku kedepan” ujar Lisna cepat-cepat sambil berlari kecil dari arah dapur keluar. Bokep Tobrut Dulunya dia sering tidur dirumah sebelum dia mempunyai pacar.Boleh dikatakan rumah kami sudah diangapnya seperti rumahnya sendiri. “ Kenapa Yang…?” Tanyaku padanya. Saat pintu kubuka dan kulihat ternyata yang datang Lisna bersama Edi pacar barunya. “Dedek sabar ya” cumbunya seakan mengajak kontolku yang ada ditangan nya berbicara. “Abang nakal….” Bisiknya sambil mendesah ditelingaku. Tekan sekarang bang” sambil dia meletak kan kepala kontolku tepat di bibir kelentitnya yang kecoklatan itu sambil ia mengangkat pantatnya sedikit lebih tinggi hingga agak menungging karena tak sabar lagi.Dengan perlahan kutekan kontol ku di bibir vaginanya, jelas sekali terlihat kepala jakar ku saat itu menyeruak masuk dibelahan bibir vagnina Lisna yang sudah sangat basah, Tanpa




















