JUQ-128 My Beloved Sister-In-Law Who Raised Me With One Woman Was Taken Down By My Worst Friend… Mukai Ai
Dlm keadaan terangsang berat, aku mulai memegang penis Pak iwan yg sdh sangat besar, dan memainkannya di bibir meqiku. Bokep Hot Waktu itu sekitar bulan November, ketika Jakarta memasuki musim hujan.Aku pulang dari rumah teman sekitar jam 8 malam dgn menggunakan ojek. Mereka mulai merangsangiku lagi dgn menjilatiku, kali ini Pak mahmud dan Pak andi menjilati putingku, sedangkan pak iwan menjilati liang kewanitaanku. Seketika itu juga, aku didorong hingga rebah di dipan pos tersebut. Maklum, aku tinggal di lingkungan yg baik-baik. Pengemudi ojek yg kutumpangi kali ini sdh agak tua kira-kira 40 tahunan dan tampangnya penuh senyum.Sepanjang perjalanan dari daerah Lenteng Agung ke rumahku di Srengseng Sawah, beliau mengajakku ngobrol dgn sopan sambil melajukan motornya pelan-pelan. Setelah itu, mereka mengajakku ngobrol macam-macam. ssshshhhhhh….”Pak mahmud yg melihat adegan kami dipanggil kedua rekannya,“Pak, jangan bengong aja, ni masih nyisa satu lobang” sambil menunjuk mulutkuSelanjutnya Pak mahmud memasukkan penisnya ke mulutku hingga aku sesak napas. Ketika bibir meqiku tersentuh kepala penis Pak iwan, aku merasa sangat terangsang.














