Kamu pasti rajin merawatnya,” katanya.Aku diam saja, aku hanya merasakan sentuhan dan usapan lembut Tante Dasha. Namun Tante Dasha bukan hanya mengecup, ia lalu melumat habis bibirku sambil memainkan lidahnya.Hii.. Vidio Bokep khan mau diperiksa.. Dan akhirnya aku yang sudah amat lemas terlelap di pelukan Tante Dasha.Setelah kejadian itu, pada mulanya aku benar-benar merasa gamang, perasaan-perasan aneh berkecamuk dalam diriku, walaupun ketika waktu itu, saat aku bangun dari tidurku Tante Dasha telah berupaya menenangkanku dengan lembut.Namun entah kenapa, setelah beberapa hari kemudian, kok rasanya aku jadi kepengin lagi, abisnya kalau diingat-ingat sebenarnya enak sich hi.hi.hi.. enak kan..?” katanya.Mana mampu aku menjawab, malahan Tante Dasha mulai meneruskan lagi menggesekkan jarinya berulang-ulang. Tentu saja aku makin menjadi-jadi, menjerit-jerit tidak karuan,“Aaahh.. sekarang Tante periksa bagian bawah yah..” katanya.Setelah diusap-usap seperti tadi yang terus terang membuatku agak terangsang, aku hanya bisa mengangguk pelan saja.Saat itu aku masih mengenakan rok miniku, namun tiba-tiba Tante Dasha menarik dan meloloskan celana dalamku.




















