Sebenarnya aku dilahirkan menjadi anak yang beruntung. Hanya dialah tempatku sering mengadu. Bokep Cina Rampung!”, aku menjerit kegirangan. Hanya kadang-kadang dia suka iseng, menggodaku. Sebenarnya aku dilahirkan menjadi anak yang beruntung. Saat itu aku merasa bahwa payudaraku lebih besar dibandingkan teman-temanku, kadang-kadang suka malu saat olah raga, nampak payudaraku bergoyang-goyang. Permainan pun dilanjutkan lagi, saat itu aku benar-benar sudah tidak kuasa lagi, aku pasrah saja, aku benar-benar tidak membalas namun aku menikmatinya. Aku benar-benar sakit, dan aku bisa merasakan ada sesuatu di dalam. Kak Agun secara perlahan menarik “miliknya” keluar. Mak Yam pembantuku pulang kampung, Pak Rebo tukang kebun sedang ke tempat saudaranya. Aku meringis dan menangis sesenggukan. Aku mulai berani menjepit badannya dengan kakiku. Sesaat diam dan ketika mulai dinaik-turunkan aku menjerit lagi, “Auchh…, auchh…”.





















