dadanya terlihat menonjol besar sekali, wah pasti enak nih,aku meliriknya. terus kuraih saja dan kupilin-pilin, tiba-tiba tanganku sudah basah dengan air susu yang banyak keluar dari toketnya,“Mmhhhh,…terus, Tinnnnn” desisku. Bokep Barat aku tusukkan pelan-pelan penisku karena ukurannya terlalu besar bagi vagina Devi.“Teruuusss yang kencangg Diiii”“Ahhh ahhhh uuuuuuhh” kutusuk lebih keras, hingga berbunyi “sluugg, sluugg”.sambil kuremas payudaranya yang sudah mengeras putingnya. Terus kujilati cairan itu sampai habis, sesekali kusentil kelentitnya dengan lidahku.“Di ?,…masukkan penismu, pleaseee” kata Devi sambil merem melek.Langsung saja aku dekatkan batang kemaluanku ke arah lubang senggamanya, kumasukkan kepalanya sedikit, Devi tidak tahan lantas menaikkan pinggulnya dan tanpa terhalang-halangi penisku masuk ke dalam vaginanya. Kemudian aku putuskan untuk pulang saja karena memang hujan tidak bersahabat, tentu para penumpang lebih suka naik taksi yang lebih nyaman. Aku berencana menikahi keduanya, karena mereka sudah sangat baik padaku dan membiayai kuliah dan hidupku. Sejurus kemudian kedua temanku sudah meninggalkan aku sendirian di pos.Yaah aku tidak dapat duit nih hari ini.




















