Pukulan Pantat China

Sesampainya di kamar bungalow, dia lalu menutup pintu, aku yang udah nafsu langsung menyerbunya. Bokeb “gimana Lestari, enak kan?”
“enak banget… ah…ah… ah…”Tiba-tiba dia memeluk aku erat sekali sambil mencium dada aku hingga cupang. kok ngeliatin terus sih?”
Aku jadi salah tingkah, lalu aku menjawab,
“Maaf ya mbok tut, nama saya Heri, abis ga ada yang dikenal sih…”
“Sekarang kan udah kenal,emang umur kamu berapa? Setelah selesai makan, aku dan dia yang duduk bersebelahan menumpahkan rasa kangen. Kami nonton di bioskop berdua dan disudut seperti biasa, selanjutnya kami berciuman, lalu tanganku bergerilya ke selangkangannya, tangan dia pun juga sama. Disamping aku orangnya yang supel dan mudah bergaul, mungkin juga karena wajahku juga yang lumayan ganteng jadi ada juga laah yang menyukaiku, tapi aku masih gak mau berhubungan (pacaran) Lestaringan siapapun. Dia lalu berkata,“Ga jadi ah…”
“Trus kita ngapain kesini?”
“ngobrol sambil tiduran.”
“Enak aja”, aku langsung menyerbu dia berusaha melepas bajunya dan kain pantainya, lalu dia bilang,
“Sabar dong sayang.”Lestari lalu mematikan lampu, lalu menutup korden yang tadi belum tertutup, aku memang udah nafsu liat

Pukulan Pantat China

Related videos