“Kak..? Bokep Arab “Oh.., Gede sekali Kak, Santi takut..!”
“Memangnya punya mantan Kamu..?”
“Paling separohnya..!”
Meskipun diucapkan dengan nafas memburu dan wajah yang sedikit memerah menahan gairah, tapi dalam hatiku sempat berpikir bahwa senjata mantan Santi termasuk kecil. Terus. Aku mengusap rambutnya yanglebat, perlahan kukecup keningnya, dan terus matanya. Bagaimana jika aku melumat buah dadanya..?Bagaimana menjilati klitorisnya..? Meskipun dia mengetahui bahwa aku sudah beristri, tapi dengan kegigihan dan kesabaranku, akhirnya dia luluh juga,ternyata dia sedikit trauma karena ditinggal pergi oleh kekasihnya setelah berhasil mengambilkegadisannya. Kehidupan seksku juga normal, 3-4 kali seminggu. “Achhhh..! Istri atau Santi..?”Aku diam sejenak, memikirkan jawaban yang tepat. Tapi entahlah, keinginanku untuk merasakan nikmatnya bermain seks dengan wanita lain tidak pernah pudar. Kehidupan seksku juga normal, 3-4 kali seminggu. Istri atau Santi..?”Aku diam sejenak, memikirkan jawaban yang tepat. “Aku ingin sekali, Santi, Tapi Aku takut Kamu belum menerima Kakak.”
“Lakukanlah Kak, Santi rela, dan benar-benar mengharapkan belaian Kakak.”
Aku terharu mendengarnya, dan tanpa buang waktu lagi, kupeluk tubuhnya erat, Dua buah gunung kembarnya terasa mengganjal di dadaku menghantarkan aliran gairah




















