Pak Ramzy kuajak makan. Dengan minta duit sekitar 10 juta dari tabunganku aku, minta dia keluar. Link Bokep tanyanya. Dalam mobiku itu, aku terdiam dan bingung akan kejadian barusan, otakku tak berjalan sebagai mana mestinya, soalnya aku bermesraan dengan driverku yang tak sepadan denganku dan ia dengan bebasnya meraih dan meremas tanganku.Dalam mobil sebelum berjalan, Pak Ramzy menoleh kearahku,dan kembali meraih jemariku dan kemudian ia rengkuh badanku kemudian ia kecup bibirku. kita duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku.Akupun demikian seperti aku memandang mas hedra. Entah kenapa setiap hari, ada2 saja yang ia pegang dari badanku, kadang dadaku, paha, kadang ia cium bibirku. Beberapa saat kita menikmati suasana yang tak aku hendaki itu terjadi. Badanku saat itu penuh dengan keringat dan bercampur dengan keringat Pak Ramzy.Aku mersakan perih dan ngilu pada selangkanganku karena kejantanan Pak Ramzy panjang dan besar juga. Kedua pembantu itu telah lama ikut dengan orang tua Mas Hendarto. Kalau dilihat, gubuknya seperti rumah dukun dan didindingnya ada semacam tulang2 dan bau menyan.




















