“Dido sayang, punya kamu besar sekali. Kini ia menatap wanita itu, dokter Supriyati memberinya senyuman, masih misteri. Bokepindo Betapa malunya ibu, sudah bertahan-tahun kami hidup bersama, dengan dua orang anak, masih saja dia berbuat seperti itu, dasar lelaki kurang ajar, bangsat dia itu”, ceritanya pada Dido dengan muka sedih. “Oh Dido sayang, ibu juga suka sekali sama kamu. Sesaat kemudian, Dokter Supriyati melepaskan kemaluan yang besar itu lalu membaringkan dirinya kembali di pinggiran tempat tidur. Sudah seminggu pula ia didera isu dari rekan sejawat suaminya tentang tingkah laku para pejabat dan pengusaha kalangan atas yang selalu memanfaatkan alasan perjalanan bisnis untuk mencari kepuasan seksual di luar rumah alias perselingkuhan. “Maksud ibu?”, Dido semakin tak mengerti. “Oh, kalau begitu kebetulan, saya rasa setelah seminar ini saya akan kontak lagi dengan manajemen hotel ini untuk mengundang sejumlah pakar dari Amerika untuk seminar masalah kesehatan ibu dan anak. “Aku sudah bosan bersabar terus, hatiku hancur, Do.




















