Keesokan harinya, aku masih sangat terbayang-bayang akan bentuk tubuh Mbak desi. Bokep indo Aduh maaf mbak, nggak sengaja” ucapku. Tidak puas dengan hanya menyentuh payudara Mbak Ita, aku langsung mengambil posisi duduk sehingga payudara Mbak ita tepat berada didepan wajahku.Kembali aku melumat putingnya dengan lembut kiri dan kanan bergantian. betapa kagetnya aku ketika melihat Mbak Desi yang sedang mengeringkan tubuhnya dengan handuk. Mbak Ita tak tahan akan perlakuanku. Saya masih sangat merindukan untuk kembali berhubunagn sex dengan Mbak Desi atau Mbak Ita karena mereka telah membuat saya tidak virgin lagi. “Permisi mbak, aku mau masuk dulu” ucapku pura-pura tidak ada yang terjadi. terus .. “Mbak mau melaporkan saya atau takut saya lari” ucapku semakin bingung. Saat itu aku masih kuliah pada semester ke empat. Setelah selesai aku langsung buru-buru keluar dari kamar mandi karena kedinginan.




















