Diana terlihat lebih mendominasi “pergumulan” itu sedangkan Nina lebih tampak sebagai objek pemuas. Bagiku kata mabuk saja lebih cocok dibanding kata cinta. Film Porno “I think we better back to work. Perusahan tempat aku bekerja ini adalah perusahaan percetakan dan penerbitan terbesar di Indonesia dan aku adalah salah satu manager di situ. Posisiku yang sedang mengintip menimbulkan semacam sense of privacy yang membuatku makin tenggelam dalam permainan panas yang disuguhkan dua insan sejenis di depan mataku. masih ‘hangover’?” Hendra bertanya sambil melangkah duduk di depan mejaku. Perasaan antara jijik dan shock aku rasakan menyaksikan dua orang wanita yang kukenal melakukan hubungan sejenis di depan mataku. Ruang kerjaku tidak terlalu besar tapi juga tidak kecil. Pesona yang kuyakin dilihat juga oleh partner-partner seks-ku dalam diriku. Ada empat bilik toilet di dalamnya.




















