Gua juga akhirnya berhasil…Akhirnya kami tertidur berpelukan dan telanjang bulat hanya menarik selimut tebal yang ada.Keesokan harinya aku terbangun mendengar teriakan Ratih..Vir.. Tekan yang keras.. Video Bokep Jepang pintanya.Kutekan pantatnya, lalu aku duduki pantat itu sambil kuletakkan tanganku di bahunya.Perlahan kugoyang pantatku maju mundur sehingga penisku keluar masuk vaginanya dengan kedua kaki menjepit sebagian penisku.Makin lama gerakanku makin cepat. kami sudah memakai kata lu gua pertanda keakraban dalam pembicaraan.Nah lu dulu yang mulai.., so.. Tekan yang keras.. Aku gosok mataku sambil tersenyum.Nanti kita ke KLCC aja, gua beliin baju buat lu pulangSialan lu.. Dalam pelukanku kami balik ke hotel diantar mobil oleh kawanku, Ratih memberikan kunci kamarnya dan kami masuk ke lift.Kutekan lantai kamarku, Ratih tidak menyadarinya karena kepalanya disandarkan pada dadaku sampil merapatkan matanya.Akhirnya kubuka kamarku, Ratih sudah pasrah dan aku bawa dia telentang di ranjang. Aku hampir keluar.. Terus.. Malu gua jawabku bercanda.Apa perlu gua bukain kamar satu lagi di Mandarin dia protes. Sana mandi, terus kita berangkat..










