Aki Uum kembali menusuknya, tapi kali ini dari belakang. Aku konak dan butuh pelampiasan.Mira, mana Mira?! XNXX Jepang Ini kan jadinya kesempatanku melihat aksi akrobatik Lidya melawan si Aki. Ia terpejam menghayati momen-moment saat penisku mengisi liang senggamanya.”Ahhh…” Mira tak kuasa menahan desahan saat aku mulai menghujam-hujamkan penisku ke dalam tubuhnya.Rasanya sungguh luar biasa, terutama waktu kuputar-putar penisku di liang vaginanya yang sempit dan ketat, rasanya seperti dipijit dan dicekik saja, membuatku tak rela kalau sensasi ini cepat-cepat berlalu.”Mir, enak…” bisikku di telinganya.Kocokanku bertambah cepat dan kasar, otomatis erangan Mira pun semakin bertambah tak karuan, sesekali bahkan ia menjerit kalau sodokanku terlalu keras.”Terus, Mas… terus… jangan berhenti!” Mira meminta. Hemmmmmmmmmm….semakin bernafsu aku menyaksikan adegan mereka sehingga semakin cepat pula aku mengocoki penisku. Lidya sendiri makin intens meremas kontol si Aki, malah kini ia disuruh sedikit merunduk sehingga posisinya setengah jongkok.Aku tahu maksudnya, Aki Uum ingin agar Lidya mengemut kontolnya.




















