“Ya Tuhan.. “Coba kalau begini.”
“Ahhkk..”
Kurasakan bibirnya yang menempel di dadaku. Bokep Barat “Ngga ah.. Jadi, sebelum tangannya menyingkirkan tubuhku, kuciumi lagi wajahnya, meremas payudaranya, membuatnya mengerang dan melenguh. Aku jadi semakin sering menelepon Enni (kekasih pertamaku) walau hanya sekedar menceritakan betapa aku merasa sangat sendirian. ah.. jangan gitu dong, Ray. “Hahaha.. Plakk! bagaimana yah?” Nia terlihat bingung, matanya menatap jendela, melihat pepohonan yang seakan berlari. “Ahh.. Kamu tidur..? ahggh.. Ah, lumayan segar. Akh, hahahahahahaha.. “Hhh..” Nia memegang batang kemaluanku dan menaruhnya di.. Kuangkat tubuhku, menatap kemaluanku yang mulai agak lemas. Raayy!” seru gadis itu tak kalah sengit. Kutempelkan telapak tangaku ke belakang lehernya, menekan kepalanya supaya aku bisa melumat bibirnya lebih dalam. “Aku sebenarnya juga mau.”
Wah, ini luar biasa, pikirku. Sekarang Enni menciumi dadaku dengan ganas, menggerak-gerakkan pinggulnya, “Ahh.. Aku berusaha menekan lagi,
“Ahhkk..”
Kami mengerang bersamaan, kutekan-tekan batang kemaluanku, tanganku menggapai susunya dan meremas-remas, membuat kepalanya terangkat ke belakang.Keringat di tubuhku semakin deras karena kurangnya ventilasi di dalam mobil, dan karena segala gerakan yang kulakukan.




















