Belum sempat Vani membalas ucapan itu, bibirnya sudah dilumat oleh Ethan. ahhh.. Bokep Live Gila.. Bapak mau ngapain? lo kemana aja sihh…”. Gue juga udah ga tahan ngenthotin lo Van. slep..slepp. Paper Vani belum kelar. Lalu Rolland menambahkan “Tapi, gue mau lo berpakaian seperti ini…”. “Sepong konthol gue Van” perintah Ethan. Cepat-cepat Vani berdiri dan berkata “Ehh.. Hampir semenit kedua insan penuh birahi ini saling melumat bibir, memainkan lidah di mulut pasangannya dan diselingi gigitan kecil di bibir bawah. Sekarang malah rasa gatal itu kembali dengan lebih hebat lagi. Ketika Rolland menuju meja resepsionis untuk mengambil kunci kamar, Vani yang menunggu di sofa mendengar HPnya berdering. Vani berdiri menantang tanpa sehelaipun benang menutupi, hanya bot coklat berhak semi tinggi yang tetap terpakai, yang malah membuat penampilannya semakin slutty. “ Vani cuma mengerang pelan karena tamparan Ethan. Iya..iya.. Gue udah mo keluar juga kok” kata Ethan dengan nafas memburu karena birahinya sudah diubun-ubun kepala.




















