“Jangan ngomong sembarangan yah, saya telepon papa atau polisi kalau perlu kalau Bapak macam-macam !” gertaknya sambil menutupi kegugupan. Bokep HD Sherin tidak punya pilihan lain selain mengiyakannya. “Alah Non pura-pura bego aja” kata Pak Irfan sambil menggeser duduknya mendekati Sherin, “THR dari Non, ini loh” katanya memegang paha gadis itu. Dia membuka mulut selebar-lebarnya untuk memasukkannya.Sherin mengoral penis Jabir sambil tangan satunya mengocoki penis Pak Udin. Setelah beberapa saat akhirnya gelombang orgasme itu reda, namun Jabir masih terus mengisapi vaginanya hingga cairan orgasmenya habis dilahap.Sherin terbaring bugil di meja itu dengan nafas terputus-putus setelah mencapai klimaks barusan. Setelah celana panjangnya melorot jatuh, dia mengeluarkan penisnya yang sudah menegang dari balik celana dalamnya.“Ayo Non disepong yang enak !” Pak Udin menyodorkan penis itu pada nona majikannya. Sherin hanya bisa pasrah, matanya nerawang menatap langit-langit sambil sesekali merem-melek menahan nikmat. Walau terbiasa melihat penis hitam dan dilecehkan seperti itu, namun Sherin baru pernah berurusan dengan penis tua yang bulu-bulunya sudah mulai beruban seperti yang satu ini sehingga ada rasa




















