mba Tari mengusap dadaku dan meraba perutku yang rata.“Badan kamu bagus sayang, pasti stamina kamu kuat” katanya.“Iya donk sayang,aku kan rajin nimba air tiap pagi heheee” jawabku centil.“ooouuchhhh puasin aku sayang”“pasti sayangku, sepuas yang kamu mau sayang”mba Tari mencengkram bahuku kuat yang aku tau dia mau nyampe lagi dan aku lebih mempercepat ritme goyanganku.“ooouchhh uuuhhhh ooouuchhh yeaaahhhh” erangan keluar dari mulut mba Tari disertai lagi dengan orgasme keduanya.Aku mencabut penisku dari vagina mba Tari yang lagi-lagi udah basah sama cairan orgasmenya dan meminta dia balik badan menungging kearahku. Bokep Cina Kami berdua bermandikan keringat memacu birahi yang udah sama-sama memuncak. Karena udah seperti ini aku memberanikan diri naik duduk diatas pantat mba Tari yang bohai seperti orang menunggang kuda Aku mulai acupressure punggung mba Tari dengan menekan kedua jempolku dititik syarafnya.tanpa aku sadari rupanya penisku tepat berada ditengah-tengah pantatnya dan menekan sangat kencang.




















