tapi krn sedang fly aku tidak peduli. kaki Reva menjepit-jepit kepalaku. Bokep SMA lama kami berpagut, Reva menikmati pagutan panas kami. kami ngobrol dan seperti pertemuan pertama gadis ini mmg memikat saat sedang ”ribut”.sepanjang pertemuan itu Reva tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya. aku sulit menggambarkan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. hubungan kami terus makin akrab walau hanya lewat telpon. aku tersenyum menatapnya. kudorong masuk penisku yang mengeras seperti batu. ada perasaan romantis setiap kali berbicara ditelpon dengan Reva.Reva orangnya enak diajak ngobrol apapun pasti nyambung. lama-kelamaan remasan Reva makin pintar dan lincah. sedikit terpekik Reva menjambak rambutku. kulit kami bergesekan membawa sensasi nikmat. aku sulit menggambarkan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. kutarik turun pelan cd-nya tangan Reva berhenti mremas-remas rambutku. gadis itu tdk perlu diajar banyak utk menikmati anugerah seks ini.penisku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku.




















