Saya masih perawan Pak.. Jangan harap ya! Bokep SMA Aku benar-benar bingung pada saat itu.“Hm.. Entah apa yang dilakukannya.Akupun kembali sibuk berpikir. Kalau lu gak naik kelas, lu jadi adik kelas gua dong.” Goda Erick.“Ye.. Sayapun langsung menghampiri Erick yang udah nunggu dari tadi di mobil.“Hai, San.. Pandai juga guruku ini memainkan lidahku. Senyumnya sangat menawan. Kalau lu gak naik kelas, lu jadi adik kelas gua dong.” Goda Erick.“Ye.. Ya udah deh.” Katanya sambil mengacak-ngacak rambutku.Hari Sabtu sore Erick datang ke rumahku. Waduh Erick pasti kesel nih nunggu lama. katanya nilai matematika gue jeblok nih. Hubungan kami pun belum terlalu jauh. Rasanya vaginaku ingin ditusk dan digelitik-gelitik. Aku semakin terbakar gairah.Bajukupun satu persatu ditanggalkan. Ada yang mau saya sampaikan mengenai kenaikan kelasmu.” Katanya serius.“Kenapa harus ke rumah Bapak? Sampai akhirnya kuputuskan untuk menerima tawaran itu dan saya akan menolak sewaktu dia akan melakukan penetrasi.Sebab kalau sekadar petting saja, Erick pasti tidak akan curiga.




















