Bangun lagi ya ..” Syeni ternyata menyadarinya.Aku tak menjawab, hanya balas memeluknya.“Mas mau lagi .?”“Ah . Bokep Mama Kalau yang ini tanganku merasakannya langsung.Jelas juga, gejalanya khas disentri. Bukan main ..” Katanya sambil menatap penisku.Wah . Tapi masa .”“Please dokter .. Sebuah baby-bens meluncur masuk, lalu parkir. Rapi kembali.“Dokter belum mau pulang ?”“Belum. Dengan agak gugup memintaku untuk mencabut, lalu meraih Hpnya sambil memberi kode supaya aku diam. Tapi kali ini, cara Ibu itu membuka kaos tidak biasa. Di ruang periksa?Gila !Entah bagaimana prosesnya, tahu-tahu bibir kami sudah beradu. Saatnya puncak hubungan seks hampir tiba. Pura-pura belum menemukan agar bisa terus meremasi buah dada indah ini. Kok bajunya belum dipakai ?”“Entar ajalah . Kalo nelen udah engga sakit lagi”“Perutnya ?”“Udah enak”“Syukurlah … Trus, apa lagi yang sakit ?”“Itu Dok .. kamu kan ditunggu suami kamu”“Masih ada waktu kok …” katanya mulai menciumi wajahku.“Udah malam Syen, lain waktu aja”Syani tak menjawab, malah meremasi penisku yang udah tegang.




















