Berselang lima menit dengan mencengkeram tepian dipan bambu sambil “mekangkang” Lasmi menggeliat seraya melenguh kuat.“Aahhhh…”Aku pegang pantatnya dengan kedua tanganku, aku sodokkan kedepan dan kebelakang pantatku sehingga kontolku leluasa melesak keluar dan kedalam. Aku memeluknya dan desah napas kami yang semula menderu-deru berlahan-lahan mulai teratur.“Pah, dah siang loh, aku tidak mau bolos lagi,” Lasmi mengingatkanku sambil tersenyum.Lalu aku kecup bibirnya dan tampak di leher belakang telinganya membekas gigitanku. Bokep Tante Sungguh tidak ada waktu lowong aku dengan dia untuk tidak bermain sex. Jemari tanganku membuka satu persatu kancing bajunya seiring dengan berjalannya waktu dari menit ke menit.Aku menindih pelan seraya membuka resletting celana seragam SMAku yang berwarna abu-abu. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.Aku kembali kekamarku, tidak kuasa menolak desakan birahi aku lepas semua pakaianku. Banyak energi yang telah dikeluarkan.Aku terus menggenjot saat Lasmi sudah jatuh terlentang, kedua kakinya terkulai mengkangkang. Ups, he… he… sedikit pesing, sebodo amat. Menetes kebawah, berjatuhan tetes demi tetes keatas tanah yang berdebu.Aku menarik keatas pantatku dan dengan pelan aku tekan kembali kebawah,




















