“Ratna” jawabku. “Iya pak, sebentar”jawab pembantuku. Vidio Bokep Rupanya dia barusan mandi. Dua temanku datang, Adit dan Fery, teman kampus yang sampai sekarang masih sering jalan bareng.”Halo pagi bro” sapa Adit. “ Kamu, jangan bilang ke ibu. Banyak pekerjaan terbengkalai, karena pembantu dirumah tidak ada, hanya mengandalkan 3 pembantu lagi yang harus mondar-mandir ngurusin rumah-kos kosan. Aku duduk di ruang tamu sambil baca koran. Desahan dan erangan Ratna membuatku tambah semangat. “kataku sambil melucuti bajunya. Sejam lebih kami bercerita, tiba-tiba Ratna datang:”Pak, saya ijin mau keluar dulu, mau belanja keperluan rumah.” “Kemana, jauh gak? “Lagi ada urusan ke Surabaya.”jawabku. Suatu hari istriku ada acara keluar kota. “ Dia bisa mijet gak bro, pada pegel nih badan gue.”tanya Adit.” Iya bro, kita ajak jalan-jalan aja, kalo mau ntar kamar gue tanggung deh (kamar hotel maksud Fery).” Setelah bincang-bincang aku panggil si ratna:”Bi…ayo katanya mau belanja.” Kamipun siap-siap dan berangkat.




















