lalu ia raih inci demi inci setiap rongga di tubuhku. Teman2 bilang aku terlalu pilih2,namun semua itu salah, dan kebetulan Mas Hendra datang kekostku slalu pake BMW kadang mercy milik orang tuanya. Bokeb tapi aku slalu terbayang wajahnya, sampai2 saat suamiku saat berada diatas tubuhku saat melakukan hubungan badan, aku kira Pak Rojak yang diatas tubuhku, tapi untunglah aku masih bisa menguasai diri.Besoknya aku seperti biasa diantar olehnya, dan ia tambah berani dengan meraba paha dan dadaku, tangannya aku tepiskan, namun ia hanya senyum. Alangkah kagetnya aku, soalnya itu adalah orang yang aku tabrak tempo hari. yang perempuan bernama mak imah dan pak bidin. Kehidupan sexualku normal dan Mas Hendrapun tau ttg seleraku. Mas Hendra ingin aku mencurahkan perhatianku kepada pekerjaan dan ingin tetap menikmati kehidupan berdua dulu tanpa di ganggu anak dulu. Iapun kaget, namun aku berusaha mengatur sikapku, aku yakin iapun masih ingat denganku saat ku tabrak. Lalu ia diam Aku pun diam saja saat itu, hingga sampai di rumah.










