Saking kagetnya akupun terbangun dari tempat dudukku dan dia hanya terpaku memandangku. Bokepindo Dan ketika dia menyentuh buah zakarku yang sedari tadi menegang dia tersenyum dan berusaha membuka resletingku.Dengan agak kasar aku hempas tangan Rahma. Di sana kami sama-sama bersetubuh tanpa pakaian sehelaipun ” Aaaauuugghhhh…..aaauuugghhh…rah..ma…su..dah…sa..yang..” Dia tetap melumat dan mengulum kontolku sambil mendesah dan berkata pula “Gi..mana…Pak..E..nak…nggak….eeeegghhh..” Katanya.Malu juga di perlakukan dengan begitu buasnya oleh Rahma, akhirnya akupun membaringkan tubuhnya di atas jok mobil itu. Rahma mendekap semakin erat dan diapun mendesah panjang juga.Kamipun saling berpelukan dan berdiam diri, saat itu aku merasa kalau perbuatanku salah. Seraya menuangkan minuman dalam gelas mereka berusaha mencari perhatian lebih pada kami.Hingga akhirnya aku melihat Martin, temanku yang mengajak kami kesini dan dia memang sudah menjadi salah satu member di tempat ini. Apalagi akupun menikmati kuluman bibir Rahma yang begitu hangat, meskipun ini masuk dalam cerita ABG karena Rahma yang masih muda.Tapi pertama kali aku bertemu dengannya, aku memang sudah tahu kalau dia sudah mempunyai jiwa yang begitu dewasa.




















