Melihat jam olahraga yang akan segera dimulai aku-pun segera menuju GOR (Gedung olahraga). Bokep Thailand Rony hanya btersenyum lalu mulai menusukan lagi penisnya didalam vagina-ku. Aku saat itu mencoba menahanya, namun karena hebat sekali permainan sex Rony pada vagina-ku pada akhirnya aku-pun tidak kuat menahan, tubuhku bergetar dan vaginaku berkedut, lalu,
“ Ahhhhhhhhhhhhhhh…. Setelah beberapa kali mencoba pada akhirnya,
“ Aowwww…. “ Okey montok, ” ucapnya berbisik.Kemudian Rony-pun segera menuju kegudang tempat menaruh alat-alat olahrga yang sudah tidak terpakai lagi, jadi tidak aka ada satu temanku-pun yang akan kesana, amanlah pokoknya. Mulailah dia mencoba memasukan penis-nya didalam vaginaku,
“ Slupp…, ”Dimasukanlah sedikit kepala penisnya,
‘ Oowww… Sakit… ,” ucapku. Terkadang dia juga menyedot nyedot vaginaku dengan bibirnya. Saat itu aku sengaja tidak merespon mereka dengan terus berjalan dikumpulan para siswi. Guemau ngelakuin ini karena gue suka sama loe dari dulu, ” ucapku kesal dikira aku gadis murahan. Dikeluar masukan berulang kali penisnya pada Vaginaku.




















