Aku tidak pernah merasa setakut ini dalam hidupku. Aku rela dibunuh dan dijadikan makanan.Mereka kemudian menyuruhku berdiri, aku lalu dituntun ke tengah-tengah ruangan. Bokep indo Aku jangan berusaha melarikan diri dulu. Yang mana cewek cantik lagi mengasah pisau yang akan digunakan untuk si cewek itu sendiri. Tapi entah kenapa, sesaat aku tadi horni melihat gadis itu meronta kehilangan nyawanya.“Hehehe, bagus sekali Mita… kamu berbakat… Nah… sekarang kamu lanjutkan… keluarkan organ dalamnya” suruh pak Jun kembali lanjut menciumi dan menggerepeku.“O..oke…” jawabku.Begitulah, pak Jun terus menggerepeku dan mengajakku berciuman saat aku melakukan intruksinya. Menyeramkan!!“Pak… kita mau ngapain ke sini? Sumpah baru pertama kali aku tersiksa seperti ini. Dari leher, wajah, buah dada, perut, hingga sekitar vaginaku. Lagi-lagi aku hanya bisa mendesah horni. Mungkin dia bekas pekerja kasar atau mantan tentara. Aku melakukannya tanpa protes. gak dibunuh beneran”“Ohh…”“Kenapa? Tangannya yang besar dan kasar meraba-raba tubuhku, dari ujung kaki terus naik hingga ke paha. Aku menemukan diriku berada di suatu ruangan.




















