Kalau begitu aku pulang ke kostku dulu yaa” kataku sambil berdiri.“Bentar. Vidio Bokep Ini Mbak yang tadi yaa” kataku.“Iya Dik, adik mau Bantu Mbak nggak Dik” tanya wanita itu.“Kalau saya bisa membantu Mbak dengan senang hati saya Bantu Mbak. Nafas Mbak Ida semakin nggak beraturan dan mulutnya mulai mendesis-desis ketika lIdahku sudah bermain di bagian leher dan telinga Mbak Ida.“Kita ke kamar Mbak yuk” kata Mbak Ida.Kemudian kami berjalan menuju kamar Mbak Ida. Lalu kucoba memasukan rudalku dan ternyata bisa masuk ¾ bagian dan kemudian kugerakan keluar masuk dan itu ternyata mebuat Mbak Ida kelimpungan dan mulutnya menjerit-jerit nikamat dan kepalanya di geleng-gelengkan kekiri dan ke kanan sedangkan tangannya mencengkeram pinggiran kasur.Lalu ketekan rudalku lebih keras hingga amblas ke liang vagina Mbak Ida dan sampai menyentuh dinding rahim Mbak Ida.




















