Sejam lebih kami bercerita, tiba-tiba Ratna datang:”Pak, saya ijin mau keluar dulu, mau belanja keperluan rumah.” “Kemana, jauh gak? Sementara adit asik mengambil foto bagian bawah paha Ratna.Aku tak menyangka ternyata pembantuku sangat pandai mengulum penisku. Bokep Rusia Kamipun check out, Adit dan Fery pulang kerumahnya dan aku pulang kerumahku dengan pembantuku. Baru kali ini aku memperhalikan si Ratna, ternyata di tubuhnya ada beberapa tatto.”Wuih sangar juga pembantu lo…”ujar Fery yang juga memperhatikan. Adit mencoba mengambil foto kami dengan HP kameranya.“Ratna, aku minta dicium penisku ama Fery ya.”pintaku. “tapi pak..”ujar Ratna. Dua temanku datang, Adit dan Fery, teman kampus yang sampai sekarang masih sering jalan bareng.”Halo pagi bro” sapa Adit. Kamipun check out, Adit dan Fery pulang kerumahnya dan aku pulang kerumahku dengan pembantuku.




















