Di samping itu, tak ada tanda-tanda bahwa aku adalah seorang ibu beranak satu. Kini hutang itu telah ditagih.. Bokep SMA ia pun melucuti seluruh sisa pakaianku termasuk jilbabku, sehingga aku telanjang bulat.Dengan lap basah, ia ia mulai membasuh tubuhku dari ujung kepala hingga ujung kaki. Bahkan dokter menyatakan bahwa anaku harus dioperasi secapatnya, kalau tdk, bias fatal. Tangan Om Roby pun mulai mencari-cari ritsleting rok ku, dan segera melepasnya.Kini bagian bawahku telah benar-benar telanjang, hanya celana dalam putihku yg masih melindungi lubang kehormatanku. Aku pun bersyukur, operasi anaku berjalan dengan lancer. Tangan satunya sedikit mencekik leherku,shingga mulutku terbuka, dan KHHHHHHHHHHHHHHHH….teriakan Om Roby saat orgasme…..Cretttt…creeeetttttt…creeeettttt….cairan putih hangat masuk seluruhnya ke mulutku.Bukan hanya itu, Om Roby pun menyuruhku untuk menelan semua spermanya….hueekkkkkkk….rasanya muak sekali..namun aku terpaksa…nampak sisa-sisa sperma mengalir dari sela-sela bibirku, hingga menambah noda di jilbab kremku…Sisa-sisa sperma yg ada di lantai dan sofa pun harus kujilati pula.Semua adegan itu direkam oleh Om Roby..




















