Kok malah bengong Ndree..!” kata Deni sambil menepuk pundakku.“Eh.. Bokep Tante Cepet masukin..!” katanya manja. Masukin..!” pinta dia dengan wajah memerah menahan nafsu. “Auwww.., sakit dong Vhira..!” kataku sambil agak meringis. Aku yang dari tadi memang sudah menahan nafsu, lalu bangkit dan mengarahkan senjataku ke mulut kemaluannya, kugesek-gesekkan dulu di sekitar bibir kemaluannya.“Udah dong Ndree..! nggak laku Vhira.. Aku juga heran, kenapa aku bisa lama juga keluarnya.Tubuh kami berdua sudah basah oleh keringat, kami masih mengayuh bersama menuju puncak kenikmatan. pengen bercinta Ndree..?” pinta Vhira. “Okhh.. Kami terdiam beberap saat, dengan nafas yang tersenggal-senggal seperti pelari marathon.“Kamu hebat sekali Ndree..!” puji Vhira.“Kamu juga Vhira..!” pujiku juga setelah agak lama kami berpelukan. Dengan penuh nafsu dia mulai menjilati cairang bening yang keluar dari kemaluanku, rasanya nikmat sekali.Setelah puas menjilati, kemudian dia mulai memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. kenapa Den..?” kaget juga aku.“Ndree, aku pergi dulu ya..!




















