Keringat juga membanjiri tubuhku. Aku sendiri merasakan kenikmatan yang aneh. Bokep Tante Aku jadi tambah ingin menggodanya.“Kamu sih bapak yang gak bertanggung jawab. Wah, gak tahu kenapa, aku merasa senang juga diperhatiin sama anak itu. Banyak ibu-ibu yang ikut sibuk di rumah Bu Ro. Sementara suamiku justru tertawa melihat kami jatuh lagi.Tiba-tiba aku sadar apa yang masuk tepat di lobang tempikku, ternyata kontol kecil si Eki! Biasanya pengajian ginian bisa sampai jam 12 lho,”Kami lalu bercakap-cakap dengan seru sambil mendengarkan pengajian. Kok repot-repot?” katanya sungkan.“Gak papa, kok.”Aku duduk di depannya sambil tak sengaja mengelus perutku. Dia sangat menghormati kami. Tapi suamiku memegang pundakku, yang kupikir mengijinkan kejadian ini. Eki terlihat sangat kebingungan, tak tahu harus berbuat apa.Aku juga ikut bingung, dengan perasaan campur aduk. Salah satu anak kampung yang paling sering main ke rumah adalah Eki, yang masih SMP kelas 2. Pengen nengok anakmu ya?” godaku.Eki sudah menurunkan semua celananya.




















