kenal sama Febbiola kagak ?” tanyaku“Kenal .. “ kataku kembali menyerbu ke bibirnya, pertarungan bibir kembali menghebat,Diva memegang kepalaku untuk mengontrol pagutannya dan aku memeluknya sehingga tindihanku semakin membuat Diva terdesak, tanganku semakin nakal ke bawah mengelus pahanya yang mulus, membuat Diva menggelinjang tak karuan, tanganku naik dan menarik CDnya, Diva membantunya dan aku melirik kebawah jembutnya sangat rapi dan sedikit lebatPagutan demi pagutan membuat kami larut dalam permainan seks yang dashyat, Diva semakin tenggelam dalam pelukan. Bokep Asia Setengah jam kemudian Diva membangunkan aku.“Jam berapa ?” tanyaku“Masih jam 4,sayang … bobok sini ya .. nggak kuat “ kata Diva mencegahku melumat bibirnya, namun aku tetap saja kembali menyerbu bibirnya sehingga mau tak mau Diva melayaninya, aku mulai menarik turunkan pantatku dengan pelan,Diva mengikutiku sehingga alat kelamin kami beradu lagi, gesekan penisku di dinding vaginanya semakin mudah untuk memporakporandakan vagina Diva. aku sudah lama ndak digituin” pinta Diva dengan wajah memelas“Aku juga menginginkan Mbak Diva..




















