Erangannya semakin panjang. Dengan badan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya dengan orang lain, kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Bokeb Goyanganku semakin lincah, pantatku maju mundur beraturan. Sesaat aku merasa bersalah, kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain, tetapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka menantang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora, seolah-olah tidak keberatan bila posisiku tukar pasangan oleh Agus.Kemudian kudekati Dini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. Ketika aku lewat, dia menanyaiku tentang yang tadi malam. Resty juga tersenyum, hanya nampak malu-malu. Mungkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku, kali ini ada sesuatu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.Tanganku sekarang sudah meremas payudara Dini dengan lembut sambil mengusapnya. Kepalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus.Kujulurkan lidahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermainkan di dalamnya.




















