Haryo mendekat, lalu menempelkan k0ntol tegaknya kebibir meqi Ratih, perlahan
k0ntolnya masuk,K0ntol kakek tua itu mulai makin cepat mengolah lubang meqi Ratih,ooohhhhhh sakit kek..aaaacchhhhh,
Cuma pertama saja, tahan ya Segera saja k0ntol tegak Haryo menutup lubang menganga milik Ratih itu. Kek, aku kok, Ooohhhh! Bokeb Gini ya kek? Ada yg dirasakan?,
Ndak kek, cuman enak aja Haryo heran, Ratih malah keenakan.Sepertinya ini perlu dipijat memang,
menurut kakek gimana?,
Paha kamu terlalu kenyal,
Iya kek, kalau sy bergerak jadi bergoyang goyang, Haryo terus menikmati paha kenyal Ratih itu. Haryo langsung melepas Celana dlm pink itu, dan terpampang lah lubang meqi Ratih yg ternyata sdh basah itu.Haryo tersenyum merasakan kemenangan menanti.Aduh, ini kok tdk ada bulunya ya Ratih?,
iya kek, sy cukur, kenapa kek?,
Bahaya itu, nanti bisa sakit, kalau begini harus dipijat,
Owhh, sy tdk tau, silahkan dipijat kek, ooohhhh tangan nakal kakek tua itu segera mengelus selangkangan Ratih, dan juga bagian terluar lubang Meqi Ratih yg tak diselimuti bulu bulu itu.Tangan Haryo yg dilumuri minyak itu membuat bagian kewanitaan Ratih makin licin, tangan kakek tua itu




















