Aku terbaring di kasur pak Dani melepas semua bajunya dan hanya memakai celana dalam saja.Setelah itu dia kembali menciumi bibirku dengan beringas. Indo bokep Tekanan yang semakin cepat membuat aku tak berdaya. Ni saya mau ngantar stempel ke kecamatan..”“wah kebetulan sekali pak, sebentar pak saya nitip sekalian ya…”Akhirnya aku menitipkan laporan ke Pak Dani dan dia segera pergi ke kecamatan. Lidahnya bermain dengan putingku dia jilati berputar – putar lidahnya mengelilingi bagian yang berwarna hitam di payudaraku,“aaaaaaahhhhhhh…….aaaaaaakkkkkkkkkhhhhhhh…….”
Tak lama kemudian sperma Pak Dani keluar dan dia semprotkan di bibirku. Dia terus memasukkan penisnya keluar masuk ke dalam memekku. Dia berhasil memerawani aku kala itu. Tekanan yang pelan itu berubah menjadi tekanan yang sangat keras,“aaaakkkhh….aaaahhh…ooohh…pak….nikmat pak….aaakkhhh….lagi…..”
Aku memintanya lagi dan lagi maju mundur penis itu. Pak Dani basah karena tadi hujan-hujanan membetulkan genteng kantor. Panggil saja aku Bidan Dhea, diusia 25 tahun aku sudah diangkat menjadi pegawai negeri sipil, saat itu statusku masih Singgle dan perawan.




















