He he”.Kembali mereka saling berpagutan.“Bapak masih kangen nih, malam ini Bapak nginep di tempatmu ya?”.“Lo istri Bapak bagaimana?”.“Dia ada kunjungan kerja dengan teman-temannya, jadi tidak apa-apa kalau malam ini Bapak nggak tidur di rumah”.“Aduh kayaknya malam ini saya harus lembur nih he he he”.“Ha ha ha iya dong! Lia nampak kegelian ketika ciuman atasannya mulai mendarat di telapak kakinya.Ciuman Pak Wid kemudian mulai merambah naik menuju kedua betis dan terus naik menuju paha sang sekretaris. Bokep Hot Begitu pula dengan bra dan kemeja yang dikenakannya yang masih nampak terbuka dengan buru-buru berusaha ia rapikan. “Saya permisi Pak”.Pak Wid hanya mengangguk pelan.Kemudian Wiwin berjalan menuju pintu diikuti oleh Lia dari belakang. Ketika semburan terakhir keluar, berlahan batang penis Pak Wid menyusut dan mengecil di dalam mulut sekretarisnya.Begitu penis tersebut tercabut dari dalam mulutnya, Lia sedikit membuka mulutnya. Lia pun kini mulai bisa ikut menikmati persetubuhan tersebut. Pak Wid hanya tersenyum melihat hal tersebut yang kemudian disambut senyuman pula oleh Lia.Lalu masuklah Wiwin, salah satu staf kantor dengan memegang beberapa




















