Terasa degup jantung saya yang semakin cepat. Sambil makan saya menatap dia, yang dibalas juga oleh si cewek. XNXX Jepang Andi dan Al mengikuti saya. Rupanya mereka adalah teman satu SMA. Saya menanyakan alamat mereka dan kakaknya memberitahukan saya. Dia tersenyum.. Terasa canggung sekali saat itu berhadapan dengan Andi.Setelah itu saya bersama Vivi makan disalah satu caf… Saya menanyakan alamat mereka dan kakaknya memberitahukan saya. Dengan sigap saya mengeluar HP dan memasukkan nomor tersebut. Tiba-tiba HP saya berdering dan saya lihat nama Vivi muncul di layar telepon tersebut. Dia tersenyum.. Besoknya dia menelepon saya untuk mengucapkan terima kasih. Minggu itu selama tiga hari berturut-turut saya membelikan makanan buat mereka. Terlihat dia menyapa cewek tersebut dan kemudian terlihat dia mengulurkan tangannya untuk berkenalan.“Sialan… saya kecolongan…” pikir saya. Didalam hitam ada putih, didalam putih ada hitam. Dia seumur dengan saya, 24 tahun. “Udah ya… filmnya udah mau mulai… seneng ketemu kalian,” kata Vivi sambil berjalan keluar restaurant.




















