Anis merasakan Safiq membuka bibir kemaluannya dengan dua jari. “Iya, Mi.” Safiq ikut tersenyum.Anis mengocoknya sebentar agar benda itu makin cepat kaku dan menegang. Bokep Crot Ingat, kita kan lagi program hamil.” Mas Iqbal mengingatkan.Anis berusaha untuk tersenyum, ”Iya, Mas.” Dan saat sang suami merangkul lalu mengecup bibirnya untuk diajak menunaikan sunnah rasul, iapun berusaha melayani dengan sepenuh hati. Anis berusaha untuk mengatur nafasnya, sementara Safiq dengan polos melingkarkan tangan untuk mengusap-usap bokong bulat Anis yang masih terbuka lebar.”D-darimana kamu b-belajar seperti i-itu, Fiq?” tanya Anis saat gemuruh di dadanya sedikit mulai tenang. Kali ini di dalam kemaluan Anis. ”Tahan dulu, Fiq. Sensasi yang membuat gairah dan birahinya berkobar kencang. Ia harus tegar. Sudah jelas itu anak siapa, tapi sepertinya mas Iqbal tidak curiga.Malah laki-laki itu kelihatan sangat senang dan gembira, sama sekali tidak curiga saat Anis kelepasan ngomong, ”Selamat, Fiq, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah,” Penis Safiq yang besar dan panjang terus menghantui pikirannya, juga jilatan dan hisapan bocah itu di atas gundukan payudaranya, dan




















