Persenter yang alim di depan tv namun sangat liar urusan ranjang dan haus akan seks.Kami memacu tubuh kami siang itu, hawa ac yang dingin tidak kami perdulikan, cucuran keringat membasahi kami, Tina menekan bokongku dan membantu sodokankuTubuhnya yang seksi penuh keringat itu membuatku bernafsu untuk semakin menuntaskan klimaks“Aku mau keluar ..sayang … Oh … betapa kuatnya kamu ..”Kupacu tubuhku lebih cepat, tubuh Tina Talisa bergoyang tak karuwan, kepalanya bersandar pada sandaran tangan sofa panjang itu, kupacu terus tubuhnya dengan sodokan yang lebih keras“Oh ……….. Bokeb Ternyata wanita itu hyperseks juga hanya saja salah mendapatkan suami, ketika ditinggal pergi pastilah dirinya merasa kesepian.Aku bangkit dari ranjang dan menacri Tina, ternyata Tina ke dapur dan hendak membuat minuman untuk kami berdua, aku yang berada di belakang langsung saja memeluknya dan tanganku menuju ke dadanya dan meremasnya“Kau tak tahan juga akan buah dadaku ya Han ..”“Aku suka buah dadamu Tina … “Tanganku meremas dan memilin kedua puitngnya dan memberikan ciuman lewat belakang kepalanya.




















