Di dalam BH itu tangan Dudu memilin dan memelintir puting susu Dina, dengan cara itu Dina secara naluri seksnya terbangkit dan membiarkan tindakan sang dukun yang memang kelewatan dari tugasnya itu, Dina hanya diam. Bokeb Dina diharuskan untuk berbaring dan memakai kain sarung lalu menelentangkan diri, karena jimat itu akan dipasangkan pada tubuh Dina yang biasa di sentuh calon suaminya. Lalu tangannya menggapai tangan Dina dan berkata, “Sebaiknya kita berdua melakukan seperti saat Ibu di gubuk saya, sebab jika tidak para jin yang membantu saya akan lari dan tidak mau menolong Ibu,” kata mbah dukun. Karena besarnya keinginan agar Dimas kembali, maka Dina menyanggupi segala syarat-syaratnya. saya mau diapakan Mbah?” tanyanya. “Eee… ini Mbah, teman saya ini ada masalah dengan calon suaminya, namun ia ingin calon suaminya seperti sedia kala lagi…” jawab Lely. Sepintas Dina merasa agak risih dari mulai ia memasuki gubuk itu. Mbah dukun yang telah sama-sama-sama bugil dengan Dina lalu memasukkan batang kemaluannya yang cukup besar itu dan kuat ke dalam lubang kemaluan Dina




















