Kedua tangannya meremas-remas kedua payudara saya. Saya sangat terpukul dengan kejadian itu. Indo bokep Yang satu namanya Pak Ramen, yang satu lagi Pak Davis. Tiba-tiba beliau meraih dan memeluk tubuh saya dan mengusap-usap punggung saya.“Terima kasih, Nak.” beliau berkata sambil menatap hangat pada saya.Setelah itu beliau mulai menciumi kening saya dan kedua pipi. Mbak namanya siapa?” tanyanya kemudian. Mereka berdua terlihat kaget melihat saya yang telanjang bulat itu. Ia mengelus tangan saya, lalu pipi. Saya kaget karena beliau tidak mengetuk kamar saya dulu, dan pada saat itu saya hanya mengenakan daster kuning polos yang tipis. Saya menggerakkan pantat turun naik mengikuti gerakan jarinya itu. Namun senyumnya terlihat menarik.“Selamat siang, Sally, silakan duduk..!”Saya duduk di depan mejanya. Jadi nanti bila difoto akan baik jadinya. Kurasa, Pak Mori sudah menjelaskannya bukan..?”Saya mengangguk seperti orang bodoh.




















