Seperti hari ini kami hendak pergi ke luar kota bareng dan perusahaanku juga sudah mengizinkan.Karena memang om Reza yang merencanakan hal ini, dan dia dengan mudah mampu mengelabui orang kantor “Sayaang.. Dengan alasan dia sibuk dan tidak mampu membagi waktunya untukku, akhirnya akupun menerima keputusannya meskipun aku merasakan kecewa yang teramat sangat. Bokep Hot aaaaggghh..” Nikmatnya kontol om Reza mungkin karena ukurannya lebih gede dari kontol Galih anaknya.Nafas om Reza semakin memburu dan akupun ikut bergerak di bawahnya “OOuuggh.. Dengan alasan dia sibuk dan tidak mampu membagi waktunya untukku, akhirnya akupun menerima keputusannya meskipun aku merasakan kecewa yang teramat sangat. Akupun mencoba memberinya pengertian “Aku mengerti Galih.. ayo bangun sarapan dulu..” Aku tidak bergeming, tapi aku terkejut ketika mendengar suara yang aku kenal “Papa dengan siapa di hotel ini..” Saat aku buka mataku, aku lihat Galih dengan tatapan kaget berteriak melihatku berada di tempat tidur papanya.




















