Safada Gemendo E Gozando Gostoso

“Agak sakit sedikit, kamu tahan ya …”“Ahhhhhhh …… Shhhhhhh …. Tangan Pak Broto mengelus-elus punggungku sementara aku terus berbaring di atas badannya. Bokepindo Yeeeeeaaahhhhhh …… Aaaaaaahhhh …” aku terus mendesah.“Nikmat sekali … Goyang terus, Sari … Yaaaa …… Kayak gituuuuu …… Uuuuuuuhhhhhhh …..” kata Pak Broto. Ohhhhhhhhhhhh ………” kataku sambil terus mendesis menikmati setiap sapuan lidahnya di itilku.Setelah memekku benar-benar basah, Pak Broto duduk di salah satu kursi batu dan meminta aku duduk di pangkuannya. Pak Broto kemudian berdiri di belakangku dan menyingkap bagian belakang rokku. “Tenang saja … Ayo cepat buka,” katanya sambil mengocok-ngocok kontolnya dengan tangannya sendiri.Aku yang kini jadi pemuas nafsu birahi angkat rokku dan aku copot celana dalamku dengan hat-hati agar memekku tidak terlihat oleh orang-orang di lading atau Pak Jono yang berdiri tidak jauh dari kami, setelah itu aku lipat dan taruh di keranjang belanjaanku.Pak Broto meminta aku berdiri di samping mobil dan menaruh kedua tanganku di atas kapnya.

Safada Gemendo E Gozando Gostoso

Related videos