Karena Ika sudah kesal dan lelah, Ika menjawab, “Apa sih Kamu Bie..? Bokep Asia Hanya berselang beberapa menit, mereka masuk ke kelas seorang-seorang agar tidak ketahuan oleh guru kami.Hari itu tidak terasa lama sampai bel keluar sekolah berbunyi. Sebelum sampai di WC kulihat teman-teman cowok kelasku yang bertiga itu kelihatannya sedang menunggu seseorang. Pada waktu di SMP, aku termasuk anak yang cukup nakal dan sekolahku itu pun merupakan sekolah yang banyak menampung para anak-anak nakal, sehingga tanpa kusadari aku pun bisa dibilang lumayan lebih banyak nakalnya dari pada baiknya.Saat itu ada seorang teman sekelasku yang bernama Ika. Ika memiliki rambut sebahu, hitam tebal, pokoknya oke punya tuh doi.Setelah bel kelas berbunyi yang tandanya masuk belajar, semua murid-murid masuk ke kelas. Habis tertembak peluru nyasar yang menghajarmu, ya Ka..?”
Ika pun menjawab dengan nada kesal, mungkin bahkan tersindir, “Yah.. boleh Tun.. Hebatkan Saya.”
Setelah itu Utun pun mendesah seperti kesakitan, “Adu.. Pada waktu itu aku masih duduk di SMP kelas II, pernah terjadi kejadian yang sangat mengasyikan dan lebih baik ini




















