“Auwww.., sakit dong Vhira..!” kataku sambil agak meringis. “Okkhh..! Bokep Jepang Aku juga heran, kenapa aku bisa lama juga keluarnya.Tubuh kami berdua sudah basah oleh keringat, kami masih mengayuh bersama menuju puncak kenikmatan. pengen bercinta Ndree..?” pinta Vhira. mana ada yang mau sama Aku..?” jawabku sedikit berbohong.“Ah bohong Kamu Ndree..!” ucap Vhira sambil mencubit lenganku. “Aku udah keluar duluan Sayang..!” kata Vhira. “Aku udah keluar duluan Sayang..!” kata Vhira. Aku pun tidak kalah sama halnya dengan Vhira, frekuensi genjotanku makin kupercepat, sampai pada akhirnya,“Aaakkhh…!” jerit Vhira sambil menancapkan kukunya ke pundakku.“Aakhh, Vhira.., Aku sayang Kamuu..!” erangku sambil mendekap tubuh Vhira. Memang pada dasarnya aku ini sifatnya agak pemalu, tapi kupaksakan juga akhirnya.“Mo minum apa Vhira..?” kataku melepas rasa maluku.“Apa aja deh Ndree. Dia mendesah keenakan, “Aahh..!” Mendengar desahannya, aku tambah bernafsu, kemudian lidahku mulai menjalar ke payudaranya.Kujilati putingnya yang sebelah kiri, sedangkan tangan kananku meremas payudaranya yang sebelah kiri, sambil kadang kupelintir putingnya.




















