Kemudian si Tegap berjongkok di belakang Sherly dan aku tak dapat lagi melihat apa yang dikerjakannya setelah itu. Pada saat aku melepaskan kemejaku, Sherly masih belum beranjak untuk melepaskan pakaiannya. Bokep Family Karena takut istriku dilukai, aku memberi pandangan isyarat kepadanya agar ia segera melepaskan pakaiannya.Akhirnya dengan berat hati ia melepaskannya satu per satu. Matanya menatap tajam Sherly. Menurut perkiraanku mereka ingin kami berdiri menghadap tembok. Koper kami dilemparkan dengan kasar ke atas meja di pinggir. Namun setelah mereka keluar dari ruangan itu dan meninggalkan kami berdua saja, aku semakin yakin. Si Kumis berjalan dengan cepat masuk ke dalam ruangan tertutup di pojok lorong tak jauh dari WC.Ruangan yang tak lebih dari 3 x 3 meter itu sangat terang dan seluruh temboknya dilapisi cermin setinggi 2 meter dari lantainya. Lalu ia mengatakan beberapa kalimat yang sulit dipahami. Pemeriksaan berlangsung cepat. Kami berdua berdiri tegang. Si Tegap meraih BH itu dan menariknya satu kali dengan keras sehingga lepas dari tubuh Sherly.Secepat kilat Sherly menutupi kedua dadanya.




















