Permainan sexku benar-benar bisa diterima Douna karena ternyata wanita tersebut bisa mengimbangi permainan aku. Bokep Crot Saat aku membayangkan bentuk fisiknya, Douna membuyarkan lamunanku.“Hallo.. Oogghh” pinta Douna.Nampak jelas di cermin aku lihat wajahnya yang begitu menikmati tusukan batang kemaluanku semakin menjadi. Nikmatt sekalii.. Tangannya meremas kedua pantatku sehingga aku benar-benar terangsang hebat.Dengan gaya yang sudah fasih, giginya berusaha menarik celana dalamku dari depan. Uhh” aku mendesah kenikamatan.Douna tidak mempedulikan desahan, rintihan dan eranganku, wanita itu denagn buasnya mengulum, menjilat, mengocok dan mengoral batang kemaluanku.Sampai aku tidak kuat berdiri.Setelah Douna puas dengan aksinya, Douna bangkit dari posisi pertama yang sebelumnya jongkok di bawah selangkangan aku. Kedua tanganku meremas kedua bukit kembar Douna dan sesekali membantu pinggul Douna utnuk berputar-putar.“Daniiieelll.. Aku semakin tidak peduli dengan Douna yang sudah mendapatkan kedua puncak kenikmatannya, karena aku sendiri lagi berusaha untuk mencari kepuasan birahiku.




















